Daun Salam : Mengubah Trigliserida Menjadi Lemak Tak Jenuh Tunggal
Seperti itu merupakan bumbu yang harus disertakan, tetapi sesungguhnya, jika Anda merebus daun salam dalam segelas air, dan mencicipinya, maka tidak akan ada rasanya.
Lalu mengapa harus memasukkan daun salam ke dalam masakan daging, atau makanan lain?
- Menghilangkan kolesterol jahat, dan mengurangi trigliserida dalam tubuh
- Daun salam melindungi jantung dari kejang dan stroke, karena mengandung senyawa pelindung kardiovaskular.
- Mengobati gangguan pencernaan, dan membantu menghilangkan benjolan
- Mules
- Keasaman
- Sembelit
- Mengatur pergerakan usus dengan minum teh daun salam panas
- Daun salam menurunkan gula darah - Hanya dengan berbagai catatan (baca Catatan di bawan)
- Daun salam juga merupakan antioksidan
- Memungkinkan tubuh memproduksi insulin dengan memakannya, atau minum teh daun salam selama sebulan
- Sangat berguna untuk mengobati pilek, flu, dan batuk parah karena merupakan sumber vitamin C yang kaya.
- Anda dapat merebus daun salam, dan menghirup uapnya untuk menghilangkan dahak dan mengurangi batuk
- Kaya dengan asam, seperti; asam caffeic, quercetin, eigonol dan bartolinide, zat yang dapat mencegah pembentukan sel kanker dalam tubuh
- Menghilangkan insomnia dan kecemasan, jika diminum sebelum tidur, membantu Anda rileks dan tidur nyenyak
- Minum secangkir daun salam rebus dua kali sehari, dapat memecah batu ginjal dan menyembuhkan infeksi ...
- Hindarilah mengonsumsi daun salam secara utuh, karena daun salam tidak dapat dicerna tubuh, walaupun setelah dikunyah, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan pada tenggorokan, atau saluran pencernaan.
- Sebelum dikonsumsi, pastikan daun salam sudah dicuci dan dimasak hinga benar-benar matang. Hal ini dikarenakan, daun salam mentah atau kurang matang, bisa jadi terdapat bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.
- Penderita Diabetes. Hal ini dikarenakan akibat penurunan kadar gula darah yang berlebihan yang sulit dikontrol akibat mengkonsumsi Daun Salam. Penderita Diabetes dapat terkena Hipoglikemia.
- Ibu hamil dan Menyusui. Hal ini dikarenakan hingga saat ini, belum ada informasi yang akurat mengenai takaran aman penggunaan daun salam untuk ibu hamil dan menyusui.
- Pasien yang akan Menjalani Operasi Pembedahan. Hal ini ditenggarai karena daun salam berisiko mengganggu efek obat-obatan anestesi saat pembedahan dan setelahnya.
Foto : Istimewa

